BUKITTINGGI – Program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 jajaran Kodim 0304/Agam resmi dibuka, Rabu (15/7/2026) di Lapangan Kantin Wirabraja Makodim 0304/Agam. Mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”, kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Upacara pembukaan dipimpin Wakil Bupati Agam H. Muhammad Iqbal, S.E., M.Com selaku inspektur upacara, didampingi Kasrem 032/Wirabraja, Dandim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta. Program pengabdian ini akan berlangsung selama 30 hari ke depan di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh.
Prosesi ditandai dengan penyematan pita, penandatanganan naskah kerja sama, penyerahan peralatan kerja secara simbolis, hingga pemukulan gong sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan. Fokus utama pelaksanaan adalah pembukaan dan peningkatan akses jalan sepanjang 1.900 meter lebar 4 meter guna mengakhiri keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas, serta mendongkrak ekonomi warga. Selain fisik, juga dijalankan beragam kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan ketahanan pangan.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Agam menyampaikan apresiasi mendalam kepada TNI dan Pemprov Sumbar yang menempatkan Agam sebagai lokasi pelaksanaan. “TNI adalah mitra strategis pembangunan, kehadirannya sangat membantu mengatasi kendala infrastruktur yang selama ini dirasakan warga Palupuh. Kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, namun kekuatan nyata yang membuat pekerjaan berat menjadi ringan lewat gotong royong,” ujarnya.
Acara juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dukungan program: 250 zak semen dari PT Semen Padang, rehabilitasi 4 unit Rumah Tidak Layak Huni senilai Rp100 juta dari Baznas, serta 400 batang bibit pohon buah. Bantuan ini membuktikan bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Rangkaian ditutup dengan tradisi Makan Bajamba yang menyatukan seluruh peserta tanpa sekat jabatan. TMMD/N Ke-129 diharapkan tak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat jangka panjang, namun juga mempererat kebersamaan serta menghadirkan harapan baru bagi kemajuan nagari dari pelosok desa.












Leave a Reply